Superman menikmati senja

Mungkin kita pandai dalam merangkai kata, memadukan kalimat, memaknai suatu sabda, bahkan cerdas dalam meniadakan yang ada. Tapi, ternyata kita telah melewati suatu hal. Memutuskan hidup kita sendiri, memilih jalan hidup kita. Seandainya, hidup ini sama seperti sabda-sabda indah itu, aku bahkan hanya ingin merebahkan tubuhku ke dalam kelembutan setiap katanya. Tapi sayangnya, sabda itu malah menjadi cambuk untuk bangun dan terus memaksa memilih pilihan yang disediakan hidup. Terus mengalah dan terus memilih, atau hanya malah menjadi pilihan (?)

-sabda di ujung senja-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s