Bahan Kuliah

BAHASA INDONESIA

karakteristik-bahasa-indonesia

 

EKONOMI DAN BISNIS

pertemuan-1

 

BAHASA INGGRIS

parts-of-speech

 

PENGANTAR ILMU HUKUM

manusia-masyarakat-dan-hukum

 

PENGANTAR HUKUM INDONESIA

pertemuan-1-tata-hukum-indonesia

 

SISTEM INFORMASI HUKUM

tugas-powerpoint

 

ILMU NEGARA

BAB: Unsur-Unsur Negara

    • Unsur-Unsur Negara: Wilayah, Rakyat, Pemerintahan, Pengakuan oleh negara lain
    • Macam-Macam Pengakuan Oleh Negara Lain (tergantung kondisi masing-masing negara):
    • Deklaratif/Tidak Mutlak
    • Konstitutif/Mutlak

    Contoh: Israel, jika ekonomi kuat tidak membutuhkan pengakuan dari Negara lain

    • Tujuan Negara Indonesia tercantum dalam alinea 4 pembukaan 1945
    • Pengertian Masyarakat: sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama (bahasa sosiologi), cakupannya sempit, bertempat tinggal di suatu tempat tertentu dan waktu tertentu.
    • Jenis-Jenis Masyarakat:
    • Masyarakat Paguyuban: mementingkan kepentingan kolektif
    • Masyarakat Patembayan: mementingkan kepentingan individualis
    • Pengertian Warga Negara: sekumpulan orang yang bertempat tinggal kurang lebih 5-10 tahun berturut-turut.
    • Pengerian Rakyat: sekumpulan orang yang mendiami Negara/suatu wilayah tertentu (bahasa politik), cakupannya luas.
    • Bentuk Negara:
    • Republik: Bentuk pemerintahan yang berasal dari rakyat dan dipimpin atau dikepalai oleh seorang Presiden untuk masa jabatan tertentu.
    • Monarki: Bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh seorang penguasa monarki, sistem pemerintahan kerajaan yang tertua di dunia.
    • Susunan Negara (menurut Krannerburg “Teori Residu”):
    • Federasi: kekuasaan pusat ditentukan terlebih dahulu, sisanya merupakan kekuasaan daerah.
    • Kesatuan: kekuasaan daerah ditentukan terlebih dahulu, kemudian disusul menentukan kekuasaan pusat.
    • Konfederasi: bentuk perserikatan antara Negara merdeka berdasarkan perjanjian atau undang-undang.

     

 

 

PENGANTAR ILMU ANTROPOLOGI DAN SOSIOLOGI

BAB: Kelompok Sosial

  • In Group: kelompok sosial dimana individu mengidentifikasikan dirinya
  • Out Group: kelompok sosial yang oleh individu diartikan sebagai lawan in group
  • Kelompok Primer (Primary Group): kelompok sosial paling sederhana, anggotanya saling mengenal adanya kerjasama yang erat. Ex:keluarga, kelompok sepermainan
  • Kelompok Sekunder (Secondary Group): terdiri dari banyak orang yang sifat hubungannya tidak berdasarkan pengenalan secara pribadi dan tidak langgeng. Ex: hubungan kontrak jual beli
  • Paguyuban (Gemeinschaft): diikat oleh hubungan batin yang murni, bersifat alamiah dan kekal. Ex: kelompok kekerabatan.
  • Patembayan (Gesellschaft): ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya jangka waktu pendek, bersifat sebagai suatu bentuk dalam pemikiran belaka. Ex: ikatan antara pedagang, organisasi dalam suatu pabrik.
  • Formal Group: kelompok yang mempunyai peraturan tegas dan sengaja diciptakan oleh anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antarsesama.
  • Informal Group: tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu yang pasti. Kelompok-kelompok tersebut biasanya terbentuk karena pertemuan yang berulangkali yang didasari oleh kepentingan dan pengalaman yang sama.
  • Membership Group: suatu kelompok dimana setiap orang secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut.
  • Reference Group: kelompok-kelompok sosial yang menjadi acuan bagi seseorang (bukan anggota kelompok tersebut) untuk membentuk pribadi dan perilakunya,
  • Kelompok Okupasional: kelompok yang muncul karena semakin memudarnya fungsi kekerabatan, timbul karena anggotanya memiliki pekerjaan yang sejenis. Ex: Ikatan Dokter Indonesia.
  • Kelompok Volunter: kelompok orang yang memiliki kepentingan sama, namun tidak mendapatkan perhatian masyarakat, diharapkan akan dapat memenuhi kepentingan anggotanya secara individual tanpa menganggu kepentingan masyarakat secara umum.

 

PENDIDIKAN PANCASILA

pancasila-2016-ideologi-bangsa

Advertisements